Selasa, 13 Desember 2011

Pohon Rindang Kehidupan Riang





Pohon adalah kehidupan. Ungkapan tersebut sangat pas menggambarkan posisi pohon di alam ini. Pohon menghasilkan banyak manfaat bagi mahluk hidup lainnya. Pohon menjaga keseimbangan lingkungan. Terbayang, jika tidak ada pohon, alam ini pasti gersang dan panas.

Nah, sebelum lebih jauh membahas tentang pohon, ada baiknya kita memahami pengertian pohon. Menurut batasan yang umum, pohon adalah tumbuhan yang batangnya berkayu dan bercabang. Batang pohon utama berdiri dan berukuran lebih besari dibanding cabang-cabangnya. Banyak sih tumbuhan yang berdaun, namun tidak termasuk ke dalam kategori pohon. Ada juga tumbuhan berbatang kayu tapi tidak meninggi, malah cenderung menyebar menutupi tanah. Inilah yang disebut dengan tumbuhan perdu. Mawar, Melati adalah contohnya. Ada juga jenis tumbuhan yang disebut pohon semu. Tumbuhan ini berbatang dan tumbuh tinggi, namun batang tersebut tidak berkayu. Contoh tumbuhan ini adalah pohon pisang dan pepaya.

Menurut ekologist, orang yang ahli di bidang ekologi, definisi pohon adalah suatu organisme dari komponen ekosistem yang berinteraksi satu dengan yang lainnya, serta mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Karenanya, pohon yang tumbuh di satu tempat, berbeda dengan pohon yang tumbuh di tempat lainnya. Batang pohon yang ukurannya paling besar adalah penghubung utama antara akar dengan tajuk pohon. Dari akar tersebut, batang pohon dengan lapisan kulit bernama kambium menyalurkan air dan mineral ke tajuk pohon atau kanopi. Setelah diolah dari kanopi asupan air dan mineral yang telah diolah disebarkan ke seluruh bagian pohon melalui cabang-cabang. Sementara, daun yang berisi klorofil bertugas menyerap sinar matahari untuk mengolah menjadi energi dan gula. Ketika berbunga dan kemudian menjadi penyerbukan, hasil penyerbukan tersebut kemudia di simpan dalam buah. Dan buah-buah itulah yang kemudian dinikmati oleh manusia.

Kumpulan pohon alami adalah hutan. Di dalamnya banyak sekali terdapat jenis pohon dan bisa mencapai hingga 4000 pohon. Sebelum tahun 2000, hutan Indonesia dianggap paru-paaru dunia karena hutannya yang masih banyak. Konon, lebih dari 67% hutan dunia itu telah berada di wilayah Indonesia. Namun sayang, karena ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab, hutan Indonesia banyak dihilangkan dalam kurun waktu yang begitu singkat.

Berjuta Manfaat Pohon Bagi Manusia

Dari zaman purba hingga sekarang pohon banyak memberi manfaat bagi kehidupan manusia. Baik manfaat langsung atau manfaat tidak langsung : artinya perlu diproses terlebih dahulu. Jika kita hitung pasti kita akan kerepotan. Karena memang teramat sangat banyak. Pokoknya ada berjuta manfaat pohon bagi manusia. Nah, berikut ini ditulis beberapa di antaranya, simak ya!


Buah yang Manis Hingga yang Asam


Manfaat utama dari poho buat manusia adalah buahnya. Yup, kalian semua pasti suka buah-buahan kan ? Selain enak juga sumber vitamin untuk tubuh. Dimana-mana kita lihat orang menjual buah-buahan, dari yang dijadikan dengan pikulan, warung-warung kecil sampai toko-toko besar mewah ber ac. Memang buah-buahan sangat laku. Bukan Cuma yang lokal tapi juga yang import. Buah-buahan yang standard yang ada sepanjang musim adalah pisang, jeruk dan apel. Lalu ada buah musiman seperti rambutan, mangga, duku, durian, nangka, belimbing dan masih banyak lagi. Kita pun sudah terbiasa dengan buah-buahan import seperti kiwi, pear, peach, ddan strawberry. Buah-buahan memiliki aneka rasa. Mulai dari yang manis, asam, hingga campuran keduanya.

Secara fisik, buah-buahan memiliki kulit luar yang tebal dan keras. Kulit luar ini untuk melindungi isi buah yang lebih lembut atau bahkan berair. Selain dapat dimakan langsung. Buah juga bisa dinikmati setelah diolah terlebih dahulu. Buah bisa dibuat manisan, sirup, selai, bahkan gula. Buah juga bisa menjadi bumbu tambahan untuk aneka masakan lauk pauk. Jeruk limau disambal. Jeruk nipis atau belimbing untuk campuran soto dan masakan ikan adalah beberapa contoh diantaranya. Bisa juga digoreng seperti pisang, cempedak atau sukun.


Dari Akar Hingga Getah Pohon bisa Jadi Obat


Selain manfaat di atas, pohon juga bisa digunakan sebagai obat. Dengan kata lain, pohon-pohon tertentu atau bagian pohon bisa berguna bagi kesehatan manusia. Pengobatan tradisional masyarakat Indonesia bahan bakunya diambil dari pohon. Kulit, akar, daun, buah, bahkan batang pohonnya. Pil kina dibuat dari kulit pohon. Daun jambu biji penyembuh diare, buah belimbing untuk menurunkan tekanan darah. Buah mahkota dewa dipercaya sangat bermanfaat sebagai obat berbagai penyakit, antara lain sebagai anthistamin penangkal energi. Akar pohon mengkudu atau disebut juga pace, ternyata bisa untuk menyembuhkan sakit gigi. Akar pohon direbus kemudian ambil air nya untuk berkumur-kumur. Gatah pohon ? ya, getah pohon tertentu bisa dipakai menghentikan pendarahan. Getah pohon kamboja mengandung zat fuvoplumierin untuk mencegah pertumbuhan bakteri pada luka, mengobati gusi bengkak, serta gigi berlubang. Obat-obatan tradisional ini sedang menjalani penelitian farmakologi. Sebab walaupun manfaatnya sudah terbukti belum teruji secara klinis.


Pohon Penghasil Minyak


Saat ini dunia sedang mencari sumber bahan bakar baru selain fosil. Salah satu yang sedang dikembangkan sekarang adalah pohon jarak. Jarak pagar Jatropha Curcas kini banyak dibudidayakan untuk diambil buahnya. Sebab biji buah jarak ternyata bisa menghasilkan minyak. Para peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebutkan bahwa energi minyak jarak setara dengan solar. Kini beberapa pihak telah mencoba minyak jarak sebagai pengganti BBm setelah melalui beberapa proses.

Begitu juga dengan minyak atsiri yang dihasilkan dari batang dan daun pohon pala. Minyak ini digunakan dalam industri makanan kaleng, minuman dan kosmetik. Lalu, siapa yang tak kenal minyak kayu putih. Ini hasil dari pohon Melaleuca Leucadendra stn. M. Leucadendron, baik daun dan batangnya semua dimanfaatkan.


Perkakas Rumah Tangga


Manfaat terbesar lainnyadari sebuah pohon adalah kayu. Kayu pohon banyak dibuat peralatan dan perabot rumah tangga. Kursi, lemari, meja dan tempat tidur yang berkwalitas baik dibuat dari kayu jati. Selain itu ada juga kayu sungkai, Jati Belanda atau kayu sengon. Dalam membangun rumah, kayu pun jadi bahan utama. Dibuat kusen, pintu jendela kerangka rumah, kuda-kuda dan wuwungan atap. Ada kayu yang sifatnya keras, seperti kayu besi Maluku Eusideroxylon Zwageri dan kayu besi Kalimantan. Tak lapuk oleh air, semakin lama semakin keras. Di Sulawesi di mana ada budaya pembuatan kapal, ada pohon bitti vitek yang dijadikan bahan dasar perahu. Kayu pohon ini sangat kokoh dan bentuknya tidak berubah, meski terkena air atau sinar matahari.


Manfaat-Manfaat Unik Pohon

Pohon juga memiliki manfaat yang tergolong unik. Disebut unik karena manfaat ini hanya berlaku di masyarakat tertentu. Satu keunikan adalah manfaat pohon sebagai bahan dasar pewarna kain. Di Indonesia sendiri batik aslinya memakai pewarna alam yang berasal dari tanaman, bisa menghasilkan warna merah, biru dan hijau.

Manusia, apapun warna kulit, agama, dan suku bangsanya, hidup di bumi yang sama. Oleh sebab itu, tanggung jawab untuk mempertahankan keberadaan bumi ada di tangan kita. Bila ingin memperoleh lingkungan berkualitas baik, kita harus memperlakukan lingkungan dengan baik. Mustahil tercipta lingkungan baik bila kita tidak menghargai dan tidak peduli terhadap keberadaan pohon. Keberadaan pohon memberikan banyak manfaat bagi kelangsungan hidup manusia.
Berikut ini merupakan beberapa manfaat pohon bagi kelangsungan hidup.

1. Produsen

Di alam, terjadi proses hubungan timbal balik, ketergantungan antarkomponen selalu melibatkan unsur tanaman. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Rantai makanan dan piramida makanan, misalnya. Ketiganya menempatkan tanaman pada posisi strategis, yaitu sebagai penyedia makanan atau produsen.
Oleh karena itu, bila tanaman yang bertindak sebagai produsen sampai terganggu keberadaannya atau bahkan terancam kepunahan, dapat dipastikan semua makhluk hidup lain pun akan terancam kepunahan pula.


2. Menahan Laju Air dan Erosi

Fungsi pohon lainnya adalah untuk menahan laju air. Menurut penelitian, hutan mampu membuat lebih banyak air yang terserap ke dalam tanah 60-80 persen. Dengan kemampuan ini, keberadaan pohon dapat meningkatkan cadangan air tanah. Selain dapat menahan laju air, akar pohon berfungsi erosi tanah. Tanah yang terkikis akan masuk ke aliran sungai dan menyebabkan terjadinya endapan.


3. Menjaga Kesuburan Tanah

Air hujan yang langsung jatuh ke tanah dapat menyebabkan lapisan tanah bagian atas yang berhumus dan subur menjadi tergerus sehingga mengakibatkan menurunnya kesuburan tanah. Bila permukaan tanah banyak ditanami pohon, saat hujan turun, butir-butir airnya tidak langsung menimpa permukaan tanah, tetapi ditahan oleh daun, ranting, dan batang pohon, sehingga mengurangi gaya gerus air terhadap tanah.


4. Menghasilkan Oksigen dan Mengurangi Karbondioksida

Oksigen adalah gas yang diperlukan manusia dan hewan untuk bernapas. Sementara pohon, memiliki kemampuan untuk melakukan fotosintesis yang menghasilkan gas oksigen dan gula. Di saat bersamaan atau saat fotosintesis berlangsung, tanaman menghisap gas karbondioksida.
Gas karbondioksida adalah gas yang sangat beracun. Bila dalam jumlah yang berlebihan, akan menimbulkan efek rumah kaca. Berdasarkan penelitian, setiap 1 hektar hutan tropis dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton O2


5. Lingkungan Menjadi Nyaman

Lingkungan yang rindang dan banyak ditumbuhi pepohonan akan terasa lebih nyaman, sejuk, mencegah kebisingan dan kepanasan, serta menambah indah pemandangan. Hal tersebut akibat proses evapotrenspirasi pada tanaman dapat menyebabkan suhu di sekitarnya menjadi lebih rendah dan kadar kelembapannya meningkat.


6. Mengurangi Zat Pencemar Udara

Kegiatan pabrik banyak menghasilkan asap tebal yang pekat dan mengandung karbondioksida. Begitu pula, kegiatan pembakaran yang menggunakan bahan bakar minyak. Selain karbondioksida, asap tersebut mengandung sulfur dioksida dan asam sulfat. Zat-zat tersebut apabila bercampur dengan air hujan akan menghasilkan hujan asam yang membahayakan kesehatan kulit serta menimbulkan korosi.



sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11779242

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar